Akibat pengeroyokan itu, kondisi Guo memprihatinkan. Dia mengalami luka di bagian mulut dan giginya ada yang rontok. Barang-barangnya pun lenyap diambil massa: satu unit ponsel, sebuah tas berisi surat-surat berharga, dan sejumlah uang tunai.
“Selain itu, korban kehilangan satu unit ponsel, tas berisi surat-surat berharga, serta uang tunai,”
terang Kapolsek.
Polisi yang mendapat laporan akhirnya bergerak cepat. Mereka mengevakuasi Guo Zhenrong ke RSUD Madani untuk mendapatkan perawatan medis yang mendesak. Uniknya, dari lokasi kejadian yang sempat ricuh, petugas justru berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp 2.140.000 pada malam itu juga. Uang itu kini menjadi barang bukti.
Kasus ini tentu mencoreng wajah hukum dan ketertiban. Di satu sisi ada kesalahan pengemudi, tapi di sisi lain, penyelesaiannya dengan main hakim sendiri dan perampokan jelas melangkahi batas. Polisi kini masih menyelidiki dan berburu para pelaku pengeroyokan yang masih berkeliaran itu.
Artikel Terkait
AS Selamatkan Awak F-15 yang Jatuh di Iran Lewat Operasi Rahasia Berisiko Tinggi
AS Klaim Sukses Evakuasi Awak Pesawat Tempur yang Jatuh di Iran, Tepergok Klaim Beda dari Teheran
Pengemudi Taksi Online di Jakarta Dijerat Tiga Pasal Usai Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
Saksi Beberkan Aliran Uang Non-Teknis Rp 100 Juta per Tahun untuk Sertifikasi K3 di Kemenaker