Suasana Hotel Borobudur di Jakarta Pusat masih ramai usai sidang isbat. Malam itu, Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Agama, menyampaikan pesan yang terdengar sederhana namun penting. Intinya: saling menghormati. Khususnya di bulan Ramadan yang akan segera dimulai.
Dia dengan tegas menyebut satu hal. “Nggak ada, nggak ada sweeping-sweeping lah.”
Menurutnya, tindakan semacam itu justru bertolak belakang dengan semangat penghormatan. Selain yang berpuasa, masih ada saudara kita yang tidak menjalankannya, dan hak mereka perlu dihargai.
Di sisi lain, Syafi’i juga mengajak yang berpuasa untuk lebih maklum. Cobalah menyadari, tidak semua orang berada dalam kondisi yang sama. Masih wajar saja kalau di siang hari ada warung atau restoran yang buka, melayani mereka yang tidak berpuasa.
“Kita yang berpuasa ini harus menyadari juga, ternyata kan nggak semua orang berpuasa,” ungkapnya. Fasilitas untuk mereka yang tidak puasa, menurutnya, harus tetap tersedia.
Artikel Terkait
Lebih dari 55 Siswa Keracunan, BGN Tangguhkan Dapur Makan Bergizi Gratis di Pondok Kelapa
Polisi Lacak Pelaku Insiden Senggol dan Rebut Kunci di Tol Kemayoran
Gubernur Pramono Soroti Peran Muhammadiyah dalam Modernisasi Tradisi Halal Bihalal
Lebih dari 45% Perusahaan Transportasi Rusia Sudah Gunakan AI, Regulasi Masih Tertinggal