Serangan Israel di Tyre Rusak Rumah Sakit, 11 Orang Luka-luka

- Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB
Serangan Israel di Tyre Rusak Rumah Sakit, 11 Orang Luka-luka

Suasana mencekam kembali menyelimuti kota pesisir Tyre di Lebanon. Sebuah rumah sakit di kota itu mengalami kerusakan akibat dampak serangan udara Israel yang menghantam gedung-gedung di sekitarnya. Menurut keterangan Kementerian Kesehatan setempat, serangan itu menewaskan? Tidak, tapi setidaknya 11 orang harus dilarikan dengan luka-luka.

Serangan itu sendiri cukup keras. Dua bangunan di dekat rumah sakit hancur lebur. Akibatnya, gelombang kejut merusak fasilitas medis tersebut jendela-jendela pecah berantakan dan sebagian plafonnya ambruk.

Namun begitu, rumah sakit yang dimaksud, Rumah Sakit Lebanon-Italia, menyatakan tekadnya untuk tetap beroperasi. Direkturnya, dalam pernyataan kepada kantor berita resmi Lebanon National News Agency (NNA), bersikeras bahwa mereka akan "tetap buka untuk memberikan perawatan medis yang diperlukan."

Ini bukan satu-satunya serangan di Tyre hari Sabtu (4/4) itu. Menurut laporan AFP, serangkaian serangan menghantam wilayah tersebut. Salah satunya bahkan mengenai pelabuhan, menghantam sebuah perahu kecil dan merusak beberapa perahu lain yang tengah berlabuh.

Konflik ini sendiri sudah berlarut. Israel mulai melancarkan serangan udara dan invasi darat ke Lebanon selatan sejak awal Maret lalu. Itu semua terjadi setelah Hizbullah memutuskan untuk terlibat dalam perang di Timur Tengah, mendukung Iran.

Akibatnya, warga pun mengungsi. Puluhan ribu orang telah meninggalkan Tyre. Meski begitu, sekitar 20.000 orang masih bertahan di sana 15.000 di antaranya adalah pengungsi dari desa-desa sekitar yang juga tak aman. Peringatan evakuasi dari otoritas Israel sendiri mencakup hampir seluruh kota Tyre dan sebagian besar Lebanon selatan.

Di sisi lain, laporan kekerasan tak hanya berhenti di serangan udara. NNA juga memberitakan insiden terpisah di Shebaa, daerah perbatasan di Lebanon timur. Menurut mereka, pasukan Israel menculik seorang pria di sana sekitar pukul tiga pagi waktu setempat, di hari Sabtu yang sama.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar