Presiden Prabowo dan Para Petinggi Negara Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

- Sabtu, 04 April 2026 | 19:20 WIB
Presiden Prabowo dan Para Petinggi Negara Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Bandara Soekarno-Hatta sore itu terasa hening, meski ramai oleh orang-orang yang berkumpul. Presiden Prabowo Subianto tiba di sana sekitar pukul 18.46 WIB, Sabtu lalu. Tujuannya satu: melepas kepergian tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon.

Dia tidak sendirian. Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menlu Sugiono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menunggu. Mereka semua hadir untuk memberi penghormatan terakhir. Bahkan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, juga terlihat di antara para petinggi negara dan keluarga prajurit yang berduka.

Suasana haru langsung terasa. Prabowo dengan tenang menyalami satu per satu keluarga yang ditinggalkan. Lalu, dia berhenti sejenak di depan foto ketiga prajurit yang terpajang. Dengan sikap sempurna, dia memberikan hormat. Sebuah gesture sederhana, tapi penuh makna.

Prosesi penyambutan jenazah ini sendiri merupakan bagian dari upacara penghormatan. Setelah disemayamkan sejenak di Soetta, ketiga pahlawan itu akan diterbangkan ke kampung halaman mereka untuk peristirahatan terakhir.

Mereka adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon. Nama-nama yang kini harum karena pengorbanan tertinggi.

Kisah tragisnya berawal dari Lebanon selatan. Menurut laporan, pada Minggu (29/3) lalu, Praka Farizal Rhomadhon tewas setelah sebuah proyektil meledak tak jauh dari posisinya di dekat Desa Adchit al-Qusayr.

Namun begitu, duka belum usai. Keesokan harinya, Senin (30/3), datang kabar pilu lagi. PBB mengonfirmasi dua prajurit TNI lainnya meninggal dunia setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan. Dua prajurit lain juga dilaporkan terluka dalam insiden memilukan itu.

Merespon tragedi ini, Presiden Prabowo telah menyampaikan dukacita yang mendalam. Dia menyatakan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan menegaskan bahwa pengabdian para prajurit ini adalah bentuk nyata keberanian Indonesia di panggung dunia.

"Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berdukacita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,"

Demikian ungkapan duka yang disampaikan Prabowo melalui akun Instagram resminya, @prabowo, pada Selasa (31/3). Dalam pernyataannya, dia menegaskan bahwa dedikasi mereka bukan hanya untuk negara, tapi juga untuk perdamaian global. Sebuah pengorbanan yang membawa nama Indonesia berkibar dengan penuh kehormatan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar