PSM Makassar akhirnya cuma bisa meraih satu poin di kandang sendiri. Mereka ditahan imbang Persis Solo dengan skor 1-1 dalam laga pekan ke-26 BRI Super League, Sabtu (4/4/2026) sore tadi.
Pertandingan di Stadion Gelora B. J. Habibie itu berlangsung sengit. Kedua tim saling menyerang, tak ada yang mau mengalah. Suasana panas, apalagi dengan dukungan penuh suporter Juku Eja yang memenuhi tribun.
Yuran Buka Keunggulan
Sejak awal, PSM memang terlihat lebih dominan. Mereka menekan, menciptakan beberapa peluang. Serangan dari sayap dan bola mati jadi ancaman serius bagi pertahanan Persis.
Dan upaya itu akhirnya membuahkan hasil. Di babak pertama, bek andalan mereka, Yuran Fernandes, sukses memanfaatkan situasi bola mati. Golnya membawa PSM unggul 1-0 dan membuat stadion bergemuruh.
Babak Kedua, Momentum Berbalik
Namun begitu, cerita berubah setelah turun minum. Persis Solo bangkit. Mereka tampil lebih agresif, intensitas serangan meningkat drastis. Ruang kosong di lini belakang PSM mulai sering dimanfaatkan.
Tekanan itu akhirnya terbayar di menit ke-64. Melalui serangan balik cepat, Roman Paparyha sukses mengecoh pertahanan tuan rumah. Gol! Skor menjadi 1-1.
Sejak gol penyama kedudukan itu, laga jadi semakin terbuka. Kedua tim seperti kehilangan naluri bertahan, hanya fokus menyerang untuk mencari gol kemenangan. Sayangnya, baik PSM maupun Persis kurang jitu dalam penyelesaian akhir. Skor imbang pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Dua Cerita Berbeda di Klasemen
Hasil ini jelas punya dampak berbeda bagi kedua tim. Bagi PSM, ini adalah tren negatif yang terus berlanjut. Mereka lagi-lagi gagal meraih kemenangan. Situasi yang bikin was-was, mengingat persaingan di papan bawah BRI Super League makin sengit saja.
Sebaliknya, bagi Persis Solo, satu poin ini sangat berharga. Mereka telah menjalani delapan laga beruntun tanpa kekalahan di liga. Sebuah tren positif yang bisa jadi modal berharga untuk menjauhi zona merah.
Jika melihat pertemuan pertama musim ini, di mana PSM menang tipis 4-3, perubahan di kubu Persis sangat terasa. Mereka tampil jauh lebih solid dan terorganisir.
Perjuangan Masih Panjang
Pertandingan ini cuma secuil gambaran betapa ketatnya persaingan di liga. Setiap poin benar-benar diperebutkan mati-matian, terutama oleh tim-tim yang berjuang menghindari degradasi.
PSM Makassar harus segera menemukan formula kemenangan. Kalau tidak, mereka bisa makin terpuruk. Di sisi lain, Persis Solo punya momentum bagus. Tinggal bagaimana menjaga konsistensi itu di sisa pertandingan nanti.
Artikel Terkait
Prabowo: Pendidikan dan Pelatihan di Semua Sektor Kunci Utama Kesejahteraan Rakyat
Presiden Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat di Bali, Tegaskan Komitmen Pemerataan Akses Pendidikan
Kuasa Hukum: Video Maaf Sarwendah Tak Ada Kaitannya dengan Ruben Onsu
Pemkot Makassar Resmi Terima Hibah Lahan 8.188 M² dari PIP untuk Pengembangan Stadion Untia