BNPB Laporkan Banjir Rendam Ratusan Rumah di Pemalang dan Tegal, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem

- Selasa, 17 Februari 2026 | 17:45 WIB
BNPB Laporkan Banjir Rendam Ratusan Rumah di Pemalang dan Tegal, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem

Data sementara dari BPBD mencatat 896 rumah terdampak, dengan satu unit di antaranya mengalami kerusakan berat. Lebih menyedihkan lagi, peristiwa ini juga menimbulkan korban jiwa. Satu warga dilaporkan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Merespons hal ini, pihak berwenang tidak hanya fokus pada tanggap darurat. BPBD Kabupaten Tegal bersama instansi terkait dengan sigap mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok untuk meringankan beban warga. Upaya tersebut tampaknya berjalan efektif, sebab banjir dilaporkan telah surut pada hari yang sama.

Peringatan Dini dan Imbauan Kesiapsiagaan

Di tengah upaya pemulihan di dua wilayah tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan yang perlu diwaspadai. Prakiraan cuaca untuk tanggal 17 hingga 19 Februari 2026 menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sebagian besar wilayah Indonesia.

Menyikapi prakiraan ini, BNPB secara proaktif mengeluarkan imbauan resmi. Lembaga tersebut menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

BNPB menggarisbawahi bahwa kesiapsiagaan merupakan kunci utama. Masyarakat diharapkan dapat secara rutin memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi, menjaga kelancaran saluran air di lingkungannya, serta menyiapkan rencana evakuasi keluarga. Khususnya jika hujan dengan intensitas lebat berlangsung lebih dari satu jam atau disertai dengan angin kencang yang mengurangi jarak pandang.

Di sisi lain, peran pemerintah daerah dinilai sangat krusial. Koordinasi yang solid antara BPBD dan dinas terkait mutlak diperlukan. Mereka diharapkan dapat memastikan kesiapan penuh personel, kelengkapan peralatan logistik, serta kejelasan jalur evakuasi. Langkah-langkah ini penting untuk memastikan respons yang cepat dan terkoordinasi jika kondisi darurat benar-benar terjadi di lapangan.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar