Suasana Alun-Alun Barat Kota Serang Jumat (13/2) lalu tampak berbeda. Ribuan orang memadati tempat itu, bukan untuk hiburan biasa, melainkan untuk sebuah acara yang menggabungkan semangat keagamaan dan kebersamaan: Serang Mengaji dan Gebyar Tarhib Ramadhan 1447 Hijriyah. Acara yang digelar oleh Bagian Kesra Setda Kota Serang ini benar-benar menyedot perhatian.
Nana Sujana, Sekretaris Umum Satgas Serang Mengaji, terlihat sumringah. Ia mengungkapkan angka partisipasi yang luar biasa. “Totalnya mencapai 15.000 peserta,” ujarnya. Rinciannya cukup beragam, mencerminkan dukungan dari berbagai lapisan.
Sebanyak 6.000 peserta berasal dari siswa-siswi di bawah Dispendbud Kota Serang. Lalu, ada 2.000 siswa MI dan MTs dari Kemenag setempat. Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang juga mengerahkan 2.000 santri dan santriwatinya. Tak ketinggalan, 5.000 warga umum turut serta memenuhi alun-alun.
Konsepnya sederhana tapi powerful: “One Man One Juz”. Setiap orang membaca satu juz Al-Qur’an. Menurut Nana, antusiasme massif ini bukan hal kebetulan. Ini bukti nyata komitmen bersama untuk mendukung program keagamaan dan pendidikan Al-Qur’an di kota tersebut. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat benar-benar terasa.
Di sisi lain, acara ini sekaligus menjadi momentum untuk menggaungkan target yang lebih besar: memberantas buta baca Al-Qur’an. Angkanya cukup mencengangkan. Dari total 69.000 siswa SD dan 24.000 siswa SMP di Kota Serang, ternyata hanya sekitar 800 orang yang masih terkendala dalam membaca kitab suci.
Artikel Terkait
Sistem Kesehatan Lebanon Selatan Kolaps di Tengah Serangan Israel
Sari Roti Ekspansi ke Industri Pakan Ternak, Manfaatkan Roti Sisa Produksi
Operasi Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Terduga Pelaku Penyerangan ke Tito Karnavian di 2012
Lebih dari 2.500 Pengunjung Padati Kawasan Monas Saat Libur Jumat Agung