Menanggapi hal ini, Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, mengaku sudah tahu. Tapi, soal apakah sang mantan presiden sendiri sudah dapat kabar atau belum, Syarif tak bisa memastikan.
Lantas, apa akan ada permintaan untuk menghapus atau mengubah nama itu di peta digital? Soal ini, Syarif memilih tak banyak berkomentar. Ia sendiri, katanya, tidak merasa tersinggung dengan kejadian ini.
Jadi, begitulah. Sebuah lokasi biasa di Solo mendadak punya nama baru yang nyeleneh, dan ramai dibicarakan orang. Entah sampai kapan label "Tembok Ratapan Solo" itu akan tetap bertahan di peta.
Artikel Terkait
Lebih dari 55 Siswa Keracunan, BGN Tangguhkan Dapur Makan Bergizi Gratis di Pondok Kelapa
Polisi Lacak Pelaku Insiden Senggol dan Rebut Kunci di Tol Kemayoran
Gubernur Pramono Soroti Peran Muhammadiyah dalam Modernisasi Tradisi Halal Bihalal
Lebih dari 45% Perusahaan Transportasi Rusia Sudah Gunakan AI, Regulasi Masih Tertinggal