Gencatan senjata kembali pecah. Israel melancarkan serangan baru di Gaza, dan korban jiwa pun bertambah. Setidaknya 12 orang dilaporkan tewas dalam aksi kekerasan terbaru ini.
Padahal, gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat itu sebenarnya sudah memasuki fase kedua sejak sebulan lalu. Namun begitu, situasi di lapangan sama sekali tidak tenang. Kekerasan justru terus berlanjut, dan serangan-serangan masih terjadi di wilayah Palestina.
Menurut laporan dari badan pertahanan sipil setempat yang beroperasi sebagai tim penyelamat di bawah otoritas Hamas serangan Israel kali ini menyasar beberapa titik. Salah satu serangan menghantam sebuah tenda pengungsi di wilayah utara Gaza. Di sisi lain, area di selatan juga menjadi target.
Di Jabalia, utara Gaza, suasana pagi langsung berubah jadi chaos. Serangan udara tiba-tiba mengguncang tenda pengungsi. Akibatnya, lima orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.
Artikel Terkait
Ditjenpas Salurkan 10.235 Kerudung untuk Korban Banjir Aceh
Harga Cabai Turun Tajam, Minyak Goreng dan Bawang Merah Masih Naik
Atap PAUD Ambruk di Pandeglang, Laporan Revitalisasi Sebelumnya Tak Digubris
Kebakaran Diduga Korsleting Hanguskan Ruang Guru SD di Bogor, Ujian Ditunda