Harga Cabai Turun Tajam, Minyak Goreng dan Bawang Merah Masih Naik

- Jumat, 03 April 2026 | 10:45 WIB
Harga Cabai Turun Tajam, Minyak Goreng dan Bawang Merah Masih Naik

Jakarta – Pasar pangan kita lagi ramai dengan pergerakan harga yang saling tarik ulur. Di satu sisi, ada kabar baik dari harga cabai dan daging. Tapi di sisi lain, beras dan minyak goreng justru menunjukkan tren yang bikin konsumen mengernyitkan dahi.

Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, Jumat (3/4/2026), jadi buktinya. Menjelang akhir pekan pertama April ini, sentimen pasar terbelah.

Kelompok hortikultura, terutama cabai, mengalami koreksi yang cukup tajam. Cabai merah keriting misalnya, harganya terjun bebas 14,55% ke level Rp45.800 per kilogram. Cabai merah besar dan rawit hijau juga ikut melemah, masing-masing turun sekitar 11,9%.

“Pasokan yang mulai stabil dari petani diduga jadi penyebab utama,” kata seorang analis pasar yang enggan disebut namanya. Ia menambahkan, kondisi ini lumrah terjadi saat musim panen mulai merata di sejumlah daerah.

Tak cuma cabai, harga daging sapi kualitas satu pun sedikit melandai. Sekarang rata-rata dijual Rp148.250 per kilogram, turun tipis 0,64% dari pekan lalu.

Namun begitu, ceritanya berbeda untuk bahan pokok lain. Bawang merah ukuran sedang justru melonjak 4,14%, menyentuh Rp47.800 per kilogram. Kenaikan ini tentu bikin pedagang di pasar tradisional mengeluh, karena berdampak pada minat beli pembeli.

Komoditas strategis seperti beras juga bergerak naik. Beras kualitas super I sekarang Rp17.250 per kilogram, sementara beras medium II ada di angka Rp15.900. Kenaikannya memang tak besar, tapi tetap terasa di kantong masyarakat.

Yang paling jadi sorotan adalah minyak goreng. Harganya belum juga menunjukkan tanda-tanda turun. Minyak goreng curah naik 0,51% jadi Rp19.850 per kilogram. Minyak kemasan bermerek pun ikut merangkak naik, meski hanya di kisaran 0,44-0,46%.

Laporan resmi PIHPS sendiri menyoroti sisi positifnya.

“Data kami menunjukkan fluktuasi harga pada cabai dan daging ayam. Namun, stabilitas harga tetap terjaga untuk beras kualitas bawah I yang bertahan di Rp14.500 per kilogram,” demikian bunyi petikan laporan tersebut.

Jadi, gambaran minggu ini cukup berwarna. Ada penurunan harga yang menyenangkan dari cabai dan daging. Tapi di saat bersamaan, kenaikan pada bawang, gula, dan minyak goreng masih jadi pekerjaan rumah untuk menjaga daya beli. Pasar memang selalu punya dua sisi cerita.

Penulis: Fityan
Editor: Redaksi TVRINews

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar