BEI Umumkan 9 Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, BREN dan DSSA Masuk Daftar

- Jumat, 03 April 2026 | 10:50 WIB
BEI Umumkan 9 Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, BREN dan DSSA Masuk Daftar

Bursa Efek Indonesia baru saja merilis daftar sembilan saham yang masuk kategori kepemilikan sangat tinggi. Istilah teknisnya, high shareholding concentration atau HSC. Saham-saham ini punya ciri khas yang sama: lebih dari 95% saham beredarnya hanya dipegang oleh segelintir pemegang saham saja.

Kebijakan ini diumumkan lewat Surat Keputusan Bersama BEI dan KSEI. Menurut Jeffrey Hendrik, Penjabat Direktur Utama BEI, langkah ini diambil untuk membuka lebih banyak transparansi soal likuiditas di pasar modal.

Di sisi lain, BEI juga melihat risiko lain. Saham dengan struktur kepemilikan seperti ini bukan cuma berpotensi kurang likuid, tapi juga rentan mengalami fluktuasi harga yang cukup ekstrem. Naik-turunnya bisa sangat signifikan.

Maka itu, Bursa berencana rutin mengumumkan daftar saham HSC setelah melalui proses penelaahan bersama KSEI. Kalau ada saham yang kondisinya berubah dan tak lagi memenuhi kriteria, pengumuman pencabutan statusnya akan dilakukan. Paling lambat lima hari kerja setelah penelaahan. Intinya, kalau BEI diam saja, berarti daftarnya masih sama.

Nah, siapa saja yang masuk daftar? Peringkat tertinggi dipegang PT Rocksfield Properti Indonesia Tbk (ROCK) dengan tingkat konsentrasi nyaris sempurna, 99,85%. Menyusul di belakang, ada PT Ifishdeco Tbk (IFSH) di 99,77% dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) dengan 98,35%.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar