PT BISI International Tbk (BISI) memutuskan untuk membagikan dividen tunai senilai Rp78 miliar kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 22 Mei 2026. Setiap lembar saham akan memberikan hak dividen sebesar Rp26 kepada pemiliknya.
Besaran dividen yang digelontorkan tersebut setara dengan 41,14 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk, yang tercatat sebesar Rp189,62 miliar. Dengan demikian, perusahaan masih menyisakan sebagian besar laba untuk keperluan operasional dan ekspansi ke depan. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat mencapai Rp3,02 triliun, sementara total ekuitas perusahaan berada di angka Rp3,49 triliun.
Dividen ini akan mulai mengalir ke rekening para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 8 Juni 2026. Proses pencatatan ini menjadi penentu siapa saja yang berhak menerima pembagian keuntungan tahun buku 2025.
Adapun jadwal pembagian dividen telah ditetapkan secara rinci. Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi akan berlaku pada 4 Juni 2026, disusul ex dividen di pasar yang sama pada 5 Juni 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai jatuh pada 8 Juni 2026, dengan ex dividen di pasar tunai pada 9 Juni 2026. Pembayaran dividen kepada pemegang saham dijadwalkan pada 15 Juni 2026.
Artikel Terkait
ISSP Siapkan Buyback Rp200 Miliar, Respons Harga Saham yang Tertekan
Gubernur The Fed Christopher Waller Serukan Penghapusan Bias Pelonggaran, Buka Peluang Kenaikan Suku Bunga
Danantara Resmi Bentuk Perusahaan Dagang Ekspor Komoditas, Mulai Operasi Juni 2026
Gaji TKI di Jepang Capai Rp55 Juta per Bulan, Ini Rincian dan Potongannya