Presiden dengan tegas menegaskan kembali bahwa tujuan utama program MBG adalah untuk menyelamatkan dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia. Ia mengungkapkan rasa herannya karena niat mulia tersebut justru dibalas dengan tuduhan bahwa ia menghina bangsa sendiri.
"MBG ini penghinaan kepada Bangsa Indonesia? Kita mau menyelamatkan anak-anak kita dibilang menghina, ini harus ada rekam digital ya, direkam semua, Insya Allah kita mencapai 80 sekian juta, aku minta (video), biar saya setiap malam bisa saya lihat-lihat, nggak papa, saya bilang apa iya ya? Apa iya saya menghina Bangsa Indonesia?" tuturnya dengan nada bertanya.
Komitmen Seumur Hidup untuk Indonesia
Di akhir pernyataannya, Prabowo Subianto mengingatkan kembali komitmen panjangnya untuk negara. Ia menyebut bahwa sejak mengawali karier sebagai prajurit, dirinya telah bersiap untuk berkorban demi tanah air. Kini, sebagai Presiden, ia menegaskan bahwa sisa hidupnya akan sepenuhnya didedikasikan untuk membangun Indonesia, dengan program-program seperti MBG sebagai bagian dari komitmen itu. Pernyataan ini menutup pidatonya dengan penekanan pada niat dan dedikasi yang mendasari setiap kebijakan yang diambil.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen