Di sisi lain, pihak DBM juga menyuarakan rasa prihatinnya. Wenny menyatakan empati kepada korban dan keluarganya, sekaligus mendoakan agar sang pengemudi lekas pulih.
Lalu, bagaimana proses perbaikannya? Ternyata, sebelum menambal, tim lapangan yang kerap disebut 'pasukan kuning' lebih dulu melakukan penandaan di sejumlah titik yang rusak. Menurut Wenny, langkah ini bukan cuma untuk memetakan pekerjaan, tapi juga sebagai peringatan visual buat pengendara lain yang melintas.
Jadi, meski kecelakaan itu sudah terjadi, setidaknya upaya perbaikan telah dilakukan. Meski begitu, banyak yang berharap penanganan jalan berlubang bisa lebih cepat lagi, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Artikel Terkait
Otorita IKN Fokuskan Pembangunan Gedung Legislatif-Yudikatif hingga 2029
Kevin Diks Puji Persiapan Detail dan Pendekatan Personal Pelatih Baru Timnas John Herdman
Pemenang Lelang HP KPK Rp 60 Miliar Wanprestasi, Uang Jaminan Hangus ke Kas Negara
Pemerintah Rencanakan Tambah Lapisan Cukai Rokok, Pengamat Khawatirkan Efektivitas