Teguran Soal Kebisingan Drum Berujung Penganiayaan dan Laporan Balasan di Cengkareng

- Senin, 09 Februari 2026 | 16:40 WIB
Teguran Soal Kebisingan Drum Berujung Penganiayaan dan Laporan Balasan di Cengkareng

Dia menambahkan, korban sudah membuat laporan di Polres Metro Jakarta Barat dan pihaknya telah melakukan visum et repertum untuk memeriksa luka-luka yang diderita D. Proses pendalaman kasus masih terus berjalan.

Namun begitu, alur ceritanya tak sesederhana itu. Pihak tetangga yang dilaporkan ternyata tak tinggal diam. Mereka balik melaporkan pria berinisial D dengan tuduhan pengancaman. Jadi, sekarang ada dua laporan yang harus diurai polisi.

Budi menegaskan, kepolisian akan memproses semua laporan yang masuk dari warga. "Itu merupakan hak mutlak dari seluruh warga negara," ujarnya. Prinsipnya, selama ada unsur pidana, alat bukti, dan saksi, laporan akan ditindaklanjuti. Tidak ada pandang bulu.

Kasus ini kini masih digeluti. Yang jelas, hubungan tetangga yang dulu mungkin rukun, kini harus berhadapan dengan proses hukum yang berbelit. Semua berawal dari sebuah teguran dan seperangkat drum yang terlalu berisik.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar