Wolverhampton – Chelsea pulang membawa tiga poin dari markas Wolverhampton Wanderers, Sabtu lalu. Skor akhir 3-1 cukup untuk mengamankan kemenangan, tapi di balik angka itu, ada rasa tak puas yang jelas terasa dari kubu sang manajer, Liam Rosenior.
Ya, menang memang. Tapi Rosenior ngomong terus terang: dia kecewa. Menurutnya, sebenarnya timnya bisa menjaga gawang tanpa kebobolan. Fakta bahwa mereka akhirnya kemasukan satu gol itu jadi catatan penting yang harus dibenahi.
"Rasanya frustrasi, tahu? Setiap kali kebobolan," ujar Rosenior.
Dia melanjutkan, "Kami selalu menargetkan clean sheet. Memang, performa di babak kedua sudah jauh lebih baik. Cuma, ya, idealnya permainan bagus itu harus konsisten dari menit pertama sampai akhir."
Rosenior tampaknya gerah dengan kemudahan lawan mendapat peluang, terutama dari situasi bola mati. Itu jadi fokus evaluasinya.
"Saya enggak mau tim saya lengah saat hadapi bola mati. Juga jangan sampai memberi ruang mudah buat lawan. Itu hal-hal mendasar yang harus kami perbaiki," tegasnya.
Artikel Terkait
Festival Kuliner dan Budaya Hongaria 2026 Digelar di Jakarta dan Surabaya
Kebakaran Hutan Riau Hanguskan Lebih dari 2.700 Hektare, Empat Kabupaten Jadi Sorotan
Chandra Asri Pacific Catat Laba Bersih USD 1,4 Miliar di 2025 Didukung Ekspansi Agresif
Arief Catur Pamungkas Siap Perkuat Persebaya Lawan Persita Usai Pulih dari Cedera