Pelatih Timnas U-17 Buka Peluang Rekrut Diaspora Baru Usai Kekalahan dari China

- Senin, 09 Februari 2026 | 02:15 WIB
Pelatih Timnas U-17 Buka Peluang Rekrut Diaspora Baru Usai Kekalahan dari China

“Itu yang akan kita coba evaluasi agar tradisi kita menuju Piala Dunia bisa tercapai,” tambah Nova.

Lalu, soal kekalahan tujuh gol tanpa balas itu. Banyak yang menyangka chemistry tim amburadul. Nova membantah. Mayoritas pemain ini, katanya, sudah akrab. Mereka biasa bermain bersama di kompetisi Elite Pro Academy U-18 dengan nama Garuda United U-18. Rekor mereka bahkan ciamik: puncak klasemen dengan 55 poin dari 22 laga, 18 menang, 1 seri, 3 kalah. Mereka mencetak 62 gol dan cuma kebobolan 15 kali.

Tapi Nova mengakui, level tekanan berbeda.

“Mereka sudah bekerja bersama selama lima bulan. Dan mereka tampil di EPA, tapi memang itu yang saya sampaikan di awal kemarin adalah bagaimana secara intensitas pertandingan, secara tekanan, pasti berbeda,” jelasnya.

Jadi, intinya bukan soal keakraban. Melainkan pengalaman menghadapi tekanan pertandingan internasional yang lebih keras. Itulah yang kini jadi bahan pertimbangan utama: apakah perlu darah baru dari diaspora, atau cukup mengandalkan fondasi yang sudah ada dan mengasahnya lebih tajam lagi. Waktunya masih ada, tapi tidak panjang.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar