Suasana Minggu malam di Jalan Dago, Bandung, masih jauh dari kata sepi. Deru mesin dan lampu-lampu kendaraan memenuhi jalanan, sementara pelat nomor dari berbagai penjuru B, F, T, dan lainnya terlihat silih berganti. Liburan memang hampir berakhir, tapi keramaian di kawasan ini sepertinya enggan surut.
Dari Simpang Dago hingga ke atas, lalu lintas bergerak padat merayap. Di trotoar, suasana tak kalah hidup. Kafe-kafe dan restoran tetap dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati sisa waktu libur. Aroma kopi hangat bercampur dengan suara riuh percakapan, menciptakan atmosfer yang khas.
Menurut sejumlah saksi, kondisi ramai ini sudah berlangsung sejak pagi. Adi, seorang petugas parkir di salah satu tempat makan, mengkonfirmasi hal itu.
“Kalau dilihat dari pelat nomor, lebih banyak luar kota. Bandung cuma sedikit. Dari pagi sampe malam nggak pernah sepi,” ucapnya.
Ia tak berhenti mengatur kendaraan yang keluar-masuk, mencerminkan betapa tingginya aktivitas di lokasi itu.
Artikel Terkait
Roti Maros, Camilan Manis Khas Sulawesi Selatan dengan Isian Selai Srikaya
Menteri Pertanian Soroti Rembesan Gula Rafinasi yang Rugikan Petani dan BUMN
Prabowo Ingatkan Ancaman Manipulasi AI dan Akun Palsu di Media Sosial
Warga Makassar Tertipu Rp12 Juta dalam Penawaran Tukar Uang Baru di Facebook