MURIANETWORK.COM - Gubernur Banten Andra Soni bersama Kapolda Banten Irjen Hengki Haryadi memimpin Gerakan Banten Asri, sebuah aksi bersih-bersih massal di Kompleks Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Minggu (8/2/2026). Kegiatan yang melibatkan unsur Forkopimda, pelajar, insan pers, dan masyarakat ini digelar sebagai bagian dari persiapan menyambut puncak Hari Pers Nasional dan menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk penanganan sampah yang serius.
Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat
Dalam sambutannya, Andra Soni menekankan pentingnya peran aktif semua pihak dalam memerangi sampah. Ia meyakini bahwa upaya kolektif ini akan membawa dampak nyata bagi kebersihan, kenyamanan, dan keasrian lingkungan hidup di Banten. Gubernur menyoroti bahwa persoalan sampah kerap berawal dari hal-hal sepele yang luput dari perhatian.
Bungkus plastik, bungkus permen, hingga popok bayi yang dibuang sembarangan di ruang publik bukan hanya merusak pemandangan. Lebih dari itu, sampah-sampah jenis itu sering kali berakhir menyumbat saluran air dan menimbulkan genangan.
Pengalaman di lapangan membuktikan hal tersebut. "Tadi sepanjang kurang lebih 300 meter jalan, kita mengangkut berkarung-karung sampah plastik dan botol minuman yang menyebabkan genangan air dan merusak kualitas beton jalan," tutur Andra Soni, menggambarkan temuan nyata selama aksi bersih-bersih.
Artikel Terkait
Kosovo Kalahkan Slovakia 4-3, Siap Hadapi Turki di Final Kualifikasi Piala Dunia
Kementerian Kebudayaan Terapkan WFH dan Efisiensi Energi Respons Krisis Global
Pengguna QRIS di Kaltim Tembus 859 Ribu, Transaksi Digital dan Uang Tunai Tumbuh Beriringan
Ambulans di RSUD Kudus Tak Dikenai Tarif Parkir Rp80 Ribu, Hanya Salah Paham