Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Haryadi, yang turun langsung dalam gerakan ini, menyatakan harapannya agar kegiatan serupa tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Menurutnya, menjaga lingkungan harus menjadi budaya dan kesadaran yang tertanam di setiap individu, berlangsung terus-menerus di luar momentum aksi tertentu.
"Mudah-mudahan bisa menarik daya masyarakat untuk menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya," ungkap Hengki.
Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan bentuk komitmen bersama seluruh komponen bangsa. Gerakan ini sejalan dengan instruksi presiden untuk menangani persoalan sampah secara berkelanjutan dan sistematis.
"Arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, bahwa penanganan sampah harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Melalui Gerakan Indonesia Asri, kita berkomitmen mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah sebagai tanggung jawab bersama," jelasnya.
Kehadiran Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah, Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, serta Wali Kota Serang Budi Rustandi dalam acara tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat menjadi penggerak awal bagi terciptanya perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sehari-hari.
Artikel Terkait
Kosovo Kalahkan Slovakia 4-3, Siap Hadapi Turki di Final Kualifikasi Piala Dunia
Kementerian Kebudayaan Terapkan WFH dan Efisiensi Energi Respons Krisis Global
Pengguna QRIS di Kaltim Tembus 859 Ribu, Transaksi Digital dan Uang Tunai Tumbuh Beriringan
Ambulans di RSUD Kudus Tak Dikenai Tarif Parkir Rp80 Ribu, Hanya Salah Paham