Hasto menekankan bahwa praktik saling mengirimkan ucapan dan bunga ini merupakan tradisi yang telah lama hidup dalam dinamika hubungan antarpartai politik di Indonesia. Ia memberikan konteks dengan menyebut contoh serupa yang terjadi sebelumnya.
"Itu tradisi kepartaian kan. Setiap partai mengadakan peringatan ulang tahun, ada event-event besar, kami berkirim surat, bunga, bahkan kemarin ketika ulang tahun PDI Perjuangan kami juga menerima ucapan dari partai-partai lain. Ketika Ibu Mega ulang tahun beliau juga menerima bunga dari Bapak Presiden Prabowo," ungkapnya.
Lebih dari Sekadar Formalitas
Dari penjelasan Hasto, terlihat bahwa tradisi ini bukan sekadar formalitas protokoler belaka. Ia menilai hal tersebut sebagai cerminan dari hubungan persahabatan yang dijalin di tingkat pimpinan, yang dalam hal ini adalah antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Ini merupakan suatu tradisi dan persahabatan antara Presiden Prabowo dengan Ibu Megawati Soekarnoputri," imbuh Hasto, menutup penjelasannya.
Langkah saling menghormati di momen-momen penting seperti ini kerap diamati oleh pengamat politik sebagai bagian dari komunikasi politik yang sehat, menjaga dinamika pemerintah dan oposisi tetap dalam koridor saling menghargai.
Artikel Terkait
Kemacetan Puncak Capai Puncak, 89 Ribu Mobil Catatkan Rekor Pasca-Lebaran
Bontang Kuala, Kampung Terapung Bersejarah di Kaltim, Jadi Primadona Wisata Lebaran
Rumah Kosong di Kembangan Hangus Terbakar Usai Pemiliknya Pulang Mudik
Ledakan Rudal Iran Guncang Yerusalem, Satu Orang Terluka