Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, AB diduga kuat mengalami depresi. "Diduga karena depresi," ungkapnya saat memberikan keterangan resmi.
Riwayat Sebelum Kejadian
Penyelidikan polisi juga mengungkapkan bahwa korban telah terlihat berada di sekitar lokasi kejadian sejak malam sebelumnya. Perilaku AB sebelum insiden menarik perhatian warga sekitar.
Bambang menuturkan, "Korban dari semalam sudah di situ, sempat teriak-teriak. Diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)."
Adanya teriakan-teriakan dan aktivitas mondar-mandir yang tidak biasa itu, menurut penilaian sementara aparat, mengindikasikan kondisi kejiwaan yang tidak stabil sebelum akhirnya mengambil tindakan ekstrem keesokan paginya.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan motif dan kondisi sebenarnya di balik upaya bunuh diri tersebut. Kasus ini kembali menyoroti pentingnya perhatian dan penanganan serius terhadap isu kesehatan mental di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
Menhub Imbau Pengusaha Logistik Patuhi Aturan Truk Saat Puncak Arus Balik Lebaran
China Desak Warganya Segera Tinggalkan Israel, Siapkan Evakuasi via Mesir
Iran Bantah Tegas Laporan Negosiasi Diam-diam dengan AS
Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Mobil Pemadam di Bandara LaGuardia, Penerbangan Ditutup