Langkah tegas Bareskrim Polri menindak dugaan praktik 'saham gorengan' mendapat apresiasi dari kalangan ahli. Salah satunya datang dari Guru Besar Keuangan dan Pasar Modal Universitas Prasetiya Mulya, Lukas Setia Atmaja. Menurutnya, tindakan ini penting dan sudah seharusnya dilakukan.
"Saya apresiasi, tindakan ini diperlukan untuk memberikan efek jera supaya kasus-kasus yang serupa itu bisa diminimalkan," ujar Lukas, Selasa (3/2/2026).
Dia melanjutkan, "Langkah ini menunjukkan bahwa penegak hukum tidak hanya fokus pada pelaku kecil, tetapi juga menelusuri implikasi yang lebih luas di sistem pasar modal."
Bagi Lukas, operasi semacam ini punya dampak positif yang nyata. Kepercayaan investor, katanya, bisa ikut terdongkrak. Para pelaku pasar akan melihat bahwa manipulasi saham di Indonesia tidak dibiarkan begitu saja.
"Tindakan tegas seperti ini dapat meningkatkan kepercayaan investor bahwa manipulasi tidak dibiarkan, menjadi efek jera bagi pelaku yang mencoba mengeksploitasi pasar, dan memicu pasar untuk lebih transparan dan patuh pada hukum," tuturnya.
Harapannya ke depan, komitmen ini tidak berhenti. Lukas berharap Bareskrim terus membongkar kasus-kasus besar di pasar modal, tanpa pandang bulu.
"Kita sangat apresiasi dan justru berharap bahwa pemerintah dalam hal ini Bareskrim Polri itu tetap berkomitmen untuk membongkar memberantas kasus yang tidak hanya kecil tapi besar dengan tegas tanpa pandang bulu," tegasnya.
Tak lupa, dia mengimbau agar reformasi pasar modal benar-benar diwujudkan. "Semoga pemerintah menjaga komitmen untuk mereformasi pasar modal melalui penindakan terhadap kasus-kasus kejahatan pasar modal seperti manipulasi pasar, insider trading dan penyampaian informasi palsu," imbuhnya.
Geledah Kantor Sekuritas, Cari Alat Bukti
Di sisi lain, aksi penegakan hukum itu memang sedang berjalan. Dittipideksus Bareskrim Polri baru-baru ini menggeledah kantor PT Shinhan Sekuritas Indonesia. Penggeledahan ini terkait kasus tindak pidana pasar modal, dan merupakan pengembangan dari sebuah kasus yang sudah diputus pengadilan.
Artikel Terkait
Prabowo Soroti Sampah Bali, Satgas Khusus Segera Berjaga di Kuta
Kapolri dan Wamendagri Layat Eyang Meri, Istri Hoegeng yang Baru Saja Rayakan Seabad
Prabowo Pertanyakan Nasib Rumah Radio Bung Tomo, Kini Tinggal Pagar dan Kenangan
Biro Travel Bungkam, Aliran Uang ke Oknum Kemenag Masih Disembunyikan