"Semua orang berhak beropini," kata Pandji singkat.
Laporan terhadapnya sendiri telah masuk ke Polda Metro Jaya. Pelapor adalah Majelis Pesantren Salafiyah, yang diwakili oleh seorang kiai bernama Sudirman. Laporan itu sudah teregister dengan nomor LP/B/567/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Kiai Matin Syarkowi, salah satu perwakilan majelis tersebut, menjelaskan alasan di balik pelaporan itu. Mereka menilai ada materi dalam stand-up "Mens Rea" yang dinilai menistakan agama Islam.
"Dalam keyakinan kami sebagai umat Islam, salat itu ada salat fardu, ada salat sunah. Orang yang rajin salat, tidak pernah meninggalkan, karena tidak pernah bolong-bolong, diyakini dia adalah orang baik. Yang menjamin baik itu nas Al-Qur'an dan Hadis," terang Matin di gedung SPKT Polda Metro Jaya, Kamis (22/1).
Matin menyebut, materi yang jadi persoalan adalah narasi Pandji tentang orang yang rajin salat. Dalam pertunjukannya, Pandji disebutkan menyatakan bahwa rajin salat tidak otomatis membuat seseorang menjadi baik.
Narasi itulah yang kemudian memicu laporan ke pihak berwajib.
Artikel Terkait
Megawati dan Ramos Horta Duduk Berdampingan di Forum Persaudaraan Abu Dhabi
Pemerintah Targetkan 33 Lapas Baru, Tapi Dana Rp 2,3 Triliun Masih Mengambang
Gebrakan ETLE Mobile di Sumsel: 173 Pelanggaran Tertangkap di Hari Pertama Operasi
Firasat Pejabat PPK Terbukti: Proyek Chromebook Rp 2,1 Triliun Berujung di Meja Hijau