Menurutnya, ada dua poin komitmen utama yang disampaikan Presiden. Pertama, berjuang untuk kemerdekaan Palestina yang utuh dan berdaulat penuh. Kedua, melalui dewan ini, Prabowo ingin meringankan penderitaan rakyat Gaza. Nah, tujuan semacam itulah yang kemudian dilihat MUI membawa maslahat. Itu juga alasan kenapa negara-negara Islam lain memutuskan untuk ikut serta.
Anwar menegaskan kembali poin janji Prabowo itu. Baginya, pernyataan itu penting dicatat. Sebuah bentuk ketegasan.
Tak cuma soal perdamaian global, dalam pertemuan itu Prabowo juga menyinggung komitmennya memberantas korupsi dan membawa Indonesia menuju kemakmuran. Semua itu, bagi MUI, adalah hal-hal yang sejalan dengan perjuangan mereka.
Jadi, dukungan ini bukan tanpa syarat. Ada pengawasan. Ada batasan. MUI seperti memberi lampu hijau, tapi dengan rem yang tetap dipegang erat. Mereka akan terus mengawasi, menunggu apakah janji-janji kemaslahatan itu benar-benar terwujud di panggung dunia yang rumit ini.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Gelar Open House di Istana, Menteri Dilarang Wajibkan Halalbihalal
Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Jaga Keamanan dan Arus Mudik Lebaran
Idul Fitri, Jakarta Berubah: Jalanan Lengang, Transportasi Umum Ramai
Salat Idul Fitri di Maninjau Dipusatkan di Masjid Pascabencana