Di lapangan, kerja Tim Satgas Jembatan Darurat terlihat kompak. Mereka tak cuma fokus pada penguatan struktur agar lebih aman dan enak dipandang. Tapi juga bergotong-royong membersihkan lokasi dari sisa material bangunan. Hasilnya, area sekitar jembatan sudah bersih dan siap dipakai lagi.
Ada beberapa sentuhan akhir yang dikerjakan. Pemasangan keramik di lantai pagar prasasti, misalnya. Lalu, penambahan pagar berwarna Merah Putih di ujung jembatan sebagai batas pengaman sekaligus penanda identitas program Polda Riau. Tak ketinggalan, bagian bawah jembatan juga diberi sentuhan akhir untuk melindungi material dari cuaca dan kelembapan yang bisa bikin cepat lapuk.
Pada intinya, renovasi ini punya tujuan yang cukup jelas. Di wilayah padat penduduk seperti Sukajadi, akses yang layak adalah kebutuhan pokok. Kehadiran jembatan yang lebih baik ini diharapkan bisa memberi rasa aman lebih, terutama untuk para orang tua dan anak-anak yang setiap hari melintasi Gang Selamat. Sebuah langkah kecil yang, bagi warga setempat, bisa jadi sangat berarti.
Artikel Terkait
Tim SAR Evakuasi 7 Korban Longsor Pasirlangu, Total Korban Tembus 83 Jiwa
Balas Dendam Berdarah Sopir Angkot di Koja Berujung Penangkapan
Kebakaran Apartemen Mewah di PIK Berhasil Dikendalikan dalam 20 Menit
Keputusan Pulang yang Berujung Duka di Oleksievo-Druzhkivka