Sebuah mobil Jeep JETOUR hangus terbakar setelah terlibat dalam sebuah kecelakaan di Tol Jagorawi. Insiden ini terjadi di KM 31, tepatnya di wilayah Citereup, Kabupaten Bogor. Dua orang terluka dalam kejadian tersebut.
Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, mengonfirmasi kondisi korban. "Jumlah korban dua orang luka ringan, luka bakar ringan bagian tangan," ujarnya pada Senin (2/2/2026).
Menurutnya, kedua korban itu adalah sopir dan penumpang dari mobil JETOUR yang terbakar itu. Kabar baiknya, luka yang diderita keduanya tidak parah.
"(Korban) Sopir dan penumpang," tegas Jajuli.
Lantas, bagaimana kronologi kejadiannya? Tampaknya, semua berawal dari sebuah manuver mendahului yang gagal. Mobil Jeep JETOUR dan sebuah BMW terlibat kecelakaan di lokasi yang sama. Dari penjelasan yang ada, kedua kendaraan ini sama-sama melaju dari arah Bogor menuju Jakarta.
Nah, di tengah perjalanan, mobil BMW dikatakan mencoba menyalip dari bahu kiri. Sayangnya, manuver ini justru berujung petaka. BMW menyenggol bagian kanan mobil JETOUR yang sedang berjalan di bahu kiri.
Akibat senggolan itu, JETOUR terpental ke arah kiri. Mobil itu kemudian menghantam pembatas jalan atau guardrail dengan keras. Tak lama setelah benturan, kobaran api tiba-tiba muncul dan melahap kendaraan tersebut.
Jajuli merincikan kejadian dalam keterangan tertulisnya. "Kendaraan 1 (JETOUR) berjalan di bahu kiri, kemudian datang kendaraan 2 (BMW) dari lajur 2 hendak menyalip dari bahu kiri, lanjut menabrak bagian kanan kendaraan 1 yang mengakibatkan kendaraan 1 terpental ke kiri menabrak guardriil lanjut terbakar," tulisnya.
Jadi, itulah sekilas kejadian yang sempat mengganggu lalu lintas di Jagorawi pagi itu. Satu unit mobil rusak parah terbakar, namun syukurlah korban jiwa bisa dihindari.
Artikel Terkait
BMKG: Sebagian Wilayah Indonesia Mulai Masuk Musim Kemarau pada Mei 2026
JPU Curiga Nadiem Makarim Pura-pura Sakit, Klaim Infus Dibantah Rumah Sakit
Serangan AS di Selat Hormuz Tewaskan Lima Warga Sipil, Iran Bantah Targetkan Kapal Tempur
Royal Dinner Mangkunegaran ke-269 Sajikan Filosofi Keprajuritan Lewat Tujuh Hidangan Khas