PSM Makassar Kena Denda Rp40 Juta Usai Suporter Masuk Lapangan Kejar Wasit

- Rabu, 06 Mei 2026 | 06:00 WIB
PSM Makassar Kena Denda Rp40 Juta Usai Suporter Masuk Lapangan Kejar Wasit

PSM Makassar harus membayar denda sebesar Rp40 juta setelah seorang suporter memasuki area lapangan dan mendekati wasit usai laga melawan Borneo FC di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu, 18 April 2026. Sanksi ini dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sebagai bentuk penegakan aturan keamanan dan ketertiban di dalam stadion.

Insiden tersebut terjadi setelah pertandingan yang berakhir dengan kekalahan PSM Makassar 1-2 dari Borneo FC. Komdis PSSI secara resmi mengumumkan hasil sidang pada 22 April 2026, dan denda itu langsung dibebankan kepada klub berjuluk Juku Eja tersebut.

“Setelah pertandingan berakhir terdapat 1 orang suporter PSM Makassar memasuki area lapangan pertandingan dari Tribun Timur menuju ke arah wasit. Keputusan: denda Rp40.000.000,” demikian pernyataan resmi Komdis PSSI.

Di sisi lain, sanksi tidak hanya diberikan kepada PSM Makassar. Pemain Borneo FC, Mohammad Anez, terbukti merusak fasilitas bangku cadangan tim dan diwajibkan mengganti kerugian materiil serta mendapat teguran keras. Sementara itu, ofisial PSM U-17, Hendra LM, dijatuhi larangan mendampingi tim selama empat pertandingan dan denda Rp12,5 juta karena mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada wasit hingga mendapat kartu merah langsung.

Dalam sidang yang sama, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi kepada sejumlah klub dan individu lain. Madura United FC, misalnya, didenda Rp25 juta karena kehadiran suporter klub tamu dalam pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Achmad Resal Octavian dari Malut United FC dikenai denda Rp50 juta karena melanggar larangan mendampingi tim dengan memasuki area lapangan pada jeda babak pertama.

Di tingkat junior, beberapa tim dan pemain juga mendapat sanksi berupa denda dan larangan bermain akibat pelanggaran kartu kuning, keterlambatan masuk lapangan, hingga tindakan kasar di berbagai kompetisi EPA Super League U16, U18, dan U20 serta Pegadaian Championship 2025/2026.

Kendati demikian, Komdis PSSI menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan disiplin dalam kompetisi sepak bola nasional demi menciptakan suasana pertandingan yang kondusif dan aman bagi semua pihak.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar