"Ndak, ndak ada yang oposisi. Itu kan tokoh-tokoh masyarakat juga yang Bapak Presiden terbuka untuk berdialog, menerima masukan," tegas Pras kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta Selatan.
Dia melanjutkan, dalam pertemuan itu Prabowo juga menjelaskan program-program yang telah dijalankannya selama lebih setahun terakhir. "Semua memang berorientasi untuk kepentingan rakyat, orientasi untuk kepentingan bangsa dan negara," lanjutnya.
Lalu, siapa saja yang hadir? Pras yang juga Ketua DPP Partai Gerindra itu pun membeberkan beberapa nama. Di antaranya, Peneliti Utama Politik BRIN Siti Zuhro dan mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji.
"Di antaranya ada Profesor Siti Zuhro, ada diskusi mengenai masalah kepemiluan. Kemudian ada Pak Susno, berdiskusi masalah penegakan hukum. Macam-macam di situ ada beberapa banyak," tutur Pras.
Yang jelas, pertemuan itu tak dihadiri oleh pimpinan partai politik. Pras menegaskan, "Nggak, nggak ada (ketua umum atau tokoh parpol)." Jadi, lebih pada pertemuan dengan figur-figur independen, tampaknya.
Artikel Terkait
Prabowo Soroti Kritik Makan Bergizi Gratis: White House Sedang Pelajari Program Kita
Pembicaraan Rahasia AS-Israel di Pentagon: Diplomasi atau Serangan ke Iran?
Hakim MK Arief Hidayat Usul Gaji Pensiunan Hakim Naik 10 Persen, Seperti di Aljazair
Prabowo Tutup Keran Ekspor Jelantah, Fokus Sawit untuk Kedaulatan Energi