Karena sifatnya yang internal itu, PSI sengaja tak mengundang tamu dari partai lain, menteri, atau bahkan Presiden Joko Widodo untuk acara pembukaan.
"Kami tidak mengundang Bapak Presiden dan para menteri pada pembukaan Rakernas karena kegiatan ini bersifat internal. Selain itu, kami juga tidak ingin mengganggu kesibukan beliau-beliau dalam mengurus berbagai persoalan bangsa," papar Bimmo lagi.
Jokowi Diagendakan Beri Penguatan di Penutupan
Meski begitu, Presiden ke-7 RI Joko Widodo ternyata tetap akan hadir. Jadwalnya bukan di pembukaan, melainkan pada sesi penutupan Rakernas, Sabtu 31 Januari mendatang. Di sana, Jokowi diharapkan bisa memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para kader.
"Arahan tersebut diharapkan menjadi penguatan moral dan motivasi bagi kader PSI untuk terus bekerja nyata dan konsisten memperjuangkan nilai-nilai politik yang berpihak kepada rakyat," pungkas Ariyo Bimmo.
Artikel Terkait
Jembatan Baru di Siak, Tanda Bakti Polisi di Tengah Warga
Dermaga Muara Angke Mampet, Kapal Ikan Berjejal Melebihi Kapasitas
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB di Tengah Badai Geopolitik Global
Polri Tegas Tolak Usulan Penempatan di Bawah Kementerian