Cuaca di sejumlah wilayah Indonesia bakal digoyang oleh kehadiran bibit siklon tropis baru. Hal ini disampaikan langsung oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Rabu pagi, 28 Januari 2026.
Menurut dokumen resmi yang dirilis BMKG, bibit siklon yang diberi kode 98S itu terpantau pertama kali pukul 01.00 WIB. Posisinya berada di dalam area pantauan Tropical Cyclone Warning Center di Jakarta.
“Bibit Siklon Tropis 98S terbentuk pada 28 Januari 2026 pukul 01.00 WIB di dalam wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center Jakarta,”
begitu bunyi pernyataan tertulis dari lembaga tersebut.
Saat ini, kecepatan angin maksimumnya tercatat sekitar 20 knot atau setara 37 kilometer per jam. Lokasinya di koordinat 11,0 derajat Lintang Selatan dan 106,3 derajat Bujur Timur. Arah geraknya diprediksi mengarah ke tenggara.
Namun begitu, nasib bibit siklon ini tampaknya tidak akan berlangsung lama. BMKG memperkirakan dalam waktu 48 hingga 72 jam ke depan, sistem cuaca ini justru berpotensi melemah. Penyebabnya, ia akan memasuki wilayah yang kurang mendukung untuk perkembangannya. Angin maksimumnya pun diprakirakan hanya berkisar 15-20 knot.
Artikel Terkait
Tudingan Suap di Kasus Korupsi Kementan Rp 6 M, Polri: Itu Kerugian Negara, Bukan Permintaan Oknum
AS Siap Penuhi Aturan Halal Indonesia, Janjikan Produk Pertanian Sesuai Standar BPJPH
PBNU Desak Reformasi Kultural Polri, Struktur di Bawah Presiden Dinilai Sudah Ideal
Flyover untuk Pasar Padang Luar Akhirnya Dapat Lampu Hijau