Irjen Asep punya alasan kuat menggelar operasi ini. Menurutnya, jelang Ramadhan gangguan kamtibmas kerap meningkat. Aksi tawuran, keributan geng motor, sampai premanisme dan kejahatan lain biasanya lebih sering terjadi. Berbagai faktor bisa memicu hal itu.
Namun begitu, dia mengingatkan agar penindakan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. "Saya menaruh kepercayaan penuh kepada seluruh personel yang terlibat pada Operasi Pekat Jaya untuk melakukan tugas dengan dedikasi tinggi,"
tuturnya lagi.
Meski menganjurkan humanis, tegasnya tak boleh hilang. Itu pesan yang jelas. Dia meminta seluruh jajaran untuk bertindak tegas selama operasi berjalan. Keseimbangan antara kewaspadaan dan ketegasan jadi kunci. Utamakan keselamatan diri dan rekan, tapi jangan ragu menjalankan tugas.
Artikel Terkait
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Penumpang Langsung Berduyun-duyun
Prabowo Resmi Lantik Delapan Anggota Dewan Energi Nasional Periode 2026-2030
Dua Tersangka Korupsi Dinas Kementan, Kerugian Negara Capai Rp 5,94 Miliar
Oknum Polisi Diperiksa Usai Tuding Pedagang Es Kue Jadul Pakai Spons