Irjen Asep punya alasan kuat menggelar operasi ini. Menurutnya, jelang Ramadhan gangguan kamtibmas kerap meningkat. Aksi tawuran, keributan geng motor, sampai premanisme dan kejahatan lain biasanya lebih sering terjadi. Berbagai faktor bisa memicu hal itu.
Namun begitu, dia mengingatkan agar penindakan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. "Saya menaruh kepercayaan penuh kepada seluruh personel yang terlibat pada Operasi Pekat Jaya untuk melakukan tugas dengan dedikasi tinggi,"
tuturnya lagi.
Meski menganjurkan humanis, tegasnya tak boleh hilang. Itu pesan yang jelas. Dia meminta seluruh jajaran untuk bertindak tegas selama operasi berjalan. Keseimbangan antara kewaspadaan dan ketegasan jadi kunci. Utamakan keselamatan diri dan rekan, tapi jangan ragu menjalankan tugas.
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Tawuran di Muara Baru, Amankan Tiga Celurit
Kapolri Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan, Hindari Memaksakan Diri
Anggota Satpol PP Banyuwangi Dikeroyok Saat Tegur Pesta Miras
KPK Tetapkan Bupati Cilacap Tersangka Pemerasan, Cak Imin: Kami Prihatin