Pangeran Mohammed bin Salman punya pesan penting untuk Iran. Dalam sebuah percakapan telepon dengan Presiden Iran yang baru, Masoud Pezeshkian, Putra Mahkota Arab Saudi itu menegaskan satu hal: negaranya tak akan jadi panggung untuk serangan militer terhadap tetangganya itu.
“Posisi kerajaan dalam menghormati kedaulatan Republik Islam Iran,” begitu bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Saudi, yang dikutip AFP Rabu lalu.
Pernyataan itu menambahkan, Kerajaan tak akan mengizinkan wilayah udara atau teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun yang ditujukan ke Iran. Sebuah sikap yang jelas-jelas ingin menjaga jarak dari potensi konflik.
Ini bukan sekadar basa-basi diplomatik. Langkah Riyadh ini, di sisi lain, mempertegas komitmen mereka untuk meredam eskalasi dan sebisa mungkin menjaga stabilitas di kawasan yang sudah cukup panas.
Artikel Terkait
Bamsoet Dorong Pelatihan Bahasa Jepang Cetak PMI Berkualitas untuk Isi 820 Ribu Lowongan
Jokowi Effect dan Kharisma Mad Ali Jadi Magnet Kader NasDem Hijrah ke PSI
KPK Naikkan Batas Laporan Gratifikasi, Aturan Pisah Sambut Dihapus
Kim Jong Un Siap Umumkan Strategi Nuklir Baru Usai Uji Rudal