Trump sendiri sudah beberapa kali mengingatkan Teheran. Dia bilang, kalau sampai ada demonstran yang tewas, AS siap turun tangan secara militer. Dia bahkan mendorong warga Iran untuk merebut lembaga-lembaga negara, sambil berjanji bahwa "bantuan sedang dalam perjalanan."
Namun begitu, ada juga momen di mana Trump menarik ancaman serangan. Itu terjadi awal bulan ini, setelah dia mengklaim Teheran membatalkan ratusan eksekusi mati karena tekanan dari Washington.
Di sisi lain, Iran tampaknya tak gentar. Juru bicara Kementerian Luar Negeri mereka, Esmaeil Baghaei, dengan tegas memperingatkan agar tidak ada intervensi.
Pernyataannya itu seolah menanggapi kedatangan armada AS. Baghaei menambahkan, kehadiran kapal perang sebesar apapun tidak akan mengubah tekad Iran untuk membela rakyatnya.
Artikel Terkait
MPR Siapkan Lomba Debat Konstitusi untuk Mahasiswa pada 2026
Hidayat Nur Wahid Ingatkan Pemerintah: Dewan Perdamaian Jangan Sampai Stempel Agresi Israel
Rerie Desak Keluarga Jadi Ruang Aman untuk Perempuan, Tanggapi Temuan Komnas
Tommy Djiwandono Resmi Sah Jadi Deputi Gubernur BI, Tegaskan Komitmen Jaga Independensi