Gubernur Banten Andra Soni baru saja menggelar rapat koordinasi mendesak. Fokusnya? Sungai Cirarab yang disebut-sebut jadi biang kerok banjir di Tangerang. Menurutnya, masalah ini butuh penanganan serius dan kolektif dari berbagai pihak.
Rapat yang digelar di Kantor Gubernur Banten itu dihadiri sederet pejabat. Mulai dari Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Wali Kota Tangerang Sachrudin, hingga perwakilan dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane. Dari hasil tinjauannya langsung ke lokasi, Andra membeberkan sejumlah temuan yang cukup memprihatinkan.
"Berdasarkan tinjauan lapangan, kami menemukan banyak titik penyempitan dan bangunan yang tidak semestinya berdiri di bantaran sungai," ujar Andra.
"Terkait hal ini, kami sudah meminta pandangan hukum dari Kepala Kanwil Pertanahan, dan insyaallah tim teknis akan langsung menindaklanjutinya besok," lanjutnya.
Nah, penyempitan aliran sungai inilah yang disebut Andra sebagai masalah krusial. Ia menduga kuat itulah pemicu banjir di sekitarnya. Karena itu, status kepemilikan lahan di bantaran sungai akan segera dicek.
"Salah satu titik krusialnya adalah penyempitan di Sungai Cirarab. Ini adalah fakta di lapangan yang bisa kita lihat bersama," tegasnya.
Artikel Terkait
THR dan TPP ASN Mulai Dicairkan, PPPK Dapat Tambahan Penghasilan
Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Tol MBZ Catat Lonjakan 19 Persen
Pemerintah Targetkan Impor Hanya Minyak Mentah, Kilang Dalam Negeri Digenjot
Gelombang Mudik Lebaran 2026 Mulai Deras di Pelabuhan Parepare