Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, kasus penyakit campak mulai bermunculan di sejumlah wilayah yang baru saja dilanda bencana. Daerah-daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi titik perhatian utama. Menanggapi hal ini, pemerintah langsung bergerak cepat dengan mengerahkan ribuan tenaga kesehatan untuk melaksanakan imunisasi tambahan.
Menurut Budi, langkah ini penting mengingat sifat penyakit campak yang sangat mudah menular.
"Karena campak itu penyakit yang sangat menular. Jadi kita lihat di beberapa kota timbul, jadi segera kita lakukan imunisasi tambahan. Ini dilakukan oleh relawan-relawan tadi,"
ujarnya dalam rapat koordinasi satgas di Jakarta Pusat, Senin lalu.
Fokus operasi ini ternyata lebih banyak diarahkan ke daerah-daerah terpencil. Kenapa? Akses masyarakat di sana ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas sangat terbatas, bahkan nyaris tidak ada. Alih-alih menunggu warga datang, tim relawan lah yang mendatangi mereka satu per satu.
"Ini contohnya, karena mereka masuk ke desa-desa yang terpencil, jadi enggak bisa layanan kesehatan, enggak bisa ke Puskesmas masyarakatnya, jadi kita datangi,"
kata Budi menerangkan.
Artikel Terkait
Panglima TNI Minta Maaf, Dua Polisi Gugur Tertabrak Truk Militer Saat Tangani Longsor
Indonesia Tegaskan Peran di Dewan Perdamaian Gaza: Bukan untuk Bertempur
Dua Pemulung Gasak Kontrakan di Bogor, Satu Pelaku Diringkus Warga
Penyelidikan Kematian Lula Lahfah: Polisi Dalami Keterangan Saksi dan Fakta Medis