Di sisi lain, Prasetyo tak menampik bahwa keputusan ini punya dampak nyata. Pemerintah sadar betul, ribuan pekerja di perusahaan-perusahaan itu kini dihadapkan pada ketidakpastian. Namun begitu, langkah ini diambil dengan tetap mengedepankan penegakan hukum. Itu pesan utamanya.
Yang menarik, dalam paparannya, Prasetyo berusaha menyeimbangkan dua hal. Di satu sisi, hukum harus ditegakkan tanpa kompromi. Di sisi lain, roda ekonomi dan hajat hidup orang banyak tak boleh diabaikan begitu saja.
“Kita semua berharap hukum berjalan,” jelasnya panjang lebar.
“Tapi kegiatan ekonomi juga harus kita pikirkan. Baik itu untuk saudara-saudara kita yang mencari nafkah di sana, maupun untuk pengelolaan sumber daya ke depannya. Harapannya, langkah ini justru bisa menambah kekayaan negara kita nanti.”
Jadi, intinya pemerintah berjanji tak akan tinggal diam. Nasib pekerja akan tetap diperhatikan, meski izin perusahaan tempat mereka bekerja sudah dicabut. Semua dilakukan dengan mempertimbangkan banyak aspek, bukan cuma hitam di atas putih.
Artikel Terkait
Penyelidikan Kematian Lula Lahfah: Polisi Dalami Keterangan Saksi dan Fakta Medis
Mural di Teheran: Jika Menebar Angin, AS Akan Menuai Badai
Di Balik Runtuhnya Bukit Pasir Kuning, Seorang Ayah Tak Henti Menggali untuk Putrinya
Polisi Periksa Enam Saksi dan Telusuri Riwayat Kesehatan Lula Lahfah