"Animo masyarakat tinggi sekali. Kuota yang direncanakan 180, dari yang sebelumnya cuma 120. Mereka ini anak-anak dengan IQ di atas 130," tambah Sigit.
Di sisi lain, upaya Polri tak berhenti di pendidikan. Lembaga ini juga mendorong optimalisasi layanan kesehatan melalui fasilitas yang dimilikinya. Kabar baiknya, dari 59 Rumah Sakit Bhayangkara yang ada, Polri berhasil meraih peringkat pertama sebagai instansi pengelola jabatan fungsional terbaik pada 2025.
"Tentu saja ini jadi pemacu semangat. Kita ingin kualitas pelayanannya makin maksimal," katanya.
Sigit berharap, fasilitas kesehatan Polri tak hanya melayani anggota, tapi juga bisa dimanfaatkan masyarakat luas.
"Alhamdulillah, penghargaan itu kita dapatkan. Ke depan, kita terus mendorong agar rumah sakit Bhayangkara betul-betul memberikan pelayanan yang terbaik," pungkasnya.
Artikel Terkait
Polisi Periksa Enam Saksi dan Telusuri Riwayat Kesehatan Lula Lahfah
Dokter Selebgram Richard Lee Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Adang Daradjatun Soroti Kultur Polri, Dukung Penuh Posisi di Bawah Presiden
Malam yang Menelan Pasir Kuning: Gemuruh di Atap dan Jerit yang Hilang