Pasar saham pagi ini menunjukkan sinyal positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada sesi pertama perdagangan, Kamis siang (22/1/2026). Kenaikannya cukup signifikan, yakni 49,73 poin atau setara 0,55 persen, yang membawa indeks bertengger di level 9.060,06.
Suasana hijau ini terlihat cukup luas. Dari papan perdagangan, tercatat ada 440 saham yang naik, sementara yang turun hanya 278. Sisanya, sekitar 240 emiten, harganya cenderung datar tanpa perubahan berarti.
Menurut data yang beredar, aktivitas perdagangan terbilang ramai. Volume transaksi mencapai 38,61 miliar saham dengan nilai tukar yang fantastis: Rp19,16 triliun. Frekuensinya pun tinggi, lebih dari 2,3 juta kali perdagangan terjadi hanya dalam setengah hari. Hal ini mendorong kapitalisasi pasar melambung hingga Rp16.476 triliun.
Mayoritas sektor ikut mendorong penguatan IHSG. Namun begitu, tidak semua sektor beruntung. Tiga sektor justru tercatat merugi: sektor kehatan sedikit melemah 0,04 persen, industri turun 0,16 persen, dan yang paling terpukul adalah teknologi dengan penurunan cukup dalam sebesar 1,15 persen.
Di sisi lain, ada beberapa saham yang menjadi bintang pagi ini. Puncak daftar gainers diduduki oleh YOII (PT Asuransi Digital Bersama Tbk) yang melonjak tajam 29,63 persen ke level Rp140. Di belakangnya, saham LAJU (PT Jasa Berdikari Logistics Tbk) juga naik pesat 29,33 persen ke Rp97. Tak ketinggalan, DAAZ (PT Daaz Bara Lestari Tbk) menyusul dengan kenaikan 24,86 persen menuju Rp4.570.
Tentu, di balik kenaikan selalu ada penurunan. Saham-saham yang masuk kategori top losers hari ini antara lain KIOS (PT Kioson Komersial Indonesia Tbk) yang anjlok 14,91 persen ke Rp194. KDTN (PT Puri Sentul Permai Tbk) juga terpuruk, merosot 13,71 persen ke Rp1.385. Posisi ketiga ditempati oleh CBPE (PT Citra Buana Prasida Tbk) dengan pelemahan 13,02 persen ke harga Rp334.
Begitulah dinamika pasar saham pada sesi pagi ini. Naik turun memang sudah jadi makanannya sehari-hari.
Artikel Terkait
PT Sinar Terang Mandiri Tbk Bagikan Dividen Rp60,23 Miliar, Setara Rp14,75 per Saham
Indonet Tunjuk Donauly Elena Situmorang sebagai Direktur Utama, Gantikan Andrew Rigoli
IHSG Anjlok 6,6% dalam Sepekan, Saham Logistik Baru IPO Justru Melonjak 94%
Harga Emas Batangan di Pegadaian Stagnan, Antam Bertahan di Rp2,918 Juta per Gram