Soal percepatan pembersihan, ada kabar baik. Menko AHY mengungkapkan, sejak Jumat (23/1), alat berat sudah mulai dikerahkan ke lokasi. Langkah ini diharapkan bisa mempercepat pemulihan, sehingga aktivitas belajar bisa kembali normal. Tapi, pekerjaan rumahnya masih banyak. Perlu pembersihan total, perbaikan bangunan, dan penataan ulang ruang kelas.
“Ini baru satu contoh sekolah. Masih banyak sekolah lain, mulai dari SD, SMP, hingga SMA yang juga terdampak,” ujar AHY.
“Karena itu, semua harus dihitung dan ditangani dengan baik, termasuk dari sisi anggaran,” imbuhnya.
Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat berkomitmen penuh memulihkan wilayah Sumatera, termasuk Aceh Tamiang. Upaya lintas kementerian terus digeber, mulai dari pengerahan alat berat, pelibatan masyarakat dan pemda, hingga pengadaan kembali perabot kelas yang rusak. Intinya, kehadiran negara harus benar-benar dirasakan di lapangan.
Di akhir kunjungan, AHY tak lupa berpesan. Ia meminta sekolah dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama merawat fasilitas yang telah dipulihkan. Tujuannya agar manfaatnya bisa bertahan lama.
“Kita ingin memastikan sekolah-sekolah di Aceh Tamiang dan daerah terdampak lainnya benar-benar pulih, sehingga anak-anak bisa kembali belajar dengan aman, nyaman, dan penuh harapan,” katanya.
Apresiasi khusus juga ditujukan kepada para guru. “Terima kasih kepada para guru yang begitu mulia. Di tengah situasi yang tidak mudah, tetap berupaya menjadi pelita dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya bagi anak-anak kita di Aceh Tamiang,” ucap AHY.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Karang Baru, Edy Wahyudi, menerangkan bahwa aktivitas sekolah sebenarnya sudah berjalan lagi sejak 5 Januari lalu. Hanya saja, prosesnya bertahap, menyesuaikan dengan kondisi sarana dan prasarana yang ada.
Kunjungan Menko AHY ini turut dihadiri oleh sejumlah staf khusus dan deputi terkait, menunjukkan betapa seriusnya pemerintah menangani pemulihan pendidikan pascabencana.
Artikel Terkait
Warga dengan Gangguan Jiwa Terseret Arus Irigasi di Tengah Pembagian Sembako
22 Unit Damkar Dikerahkan Atasi Kobaran Api di Rumah Tebet
Prabowo Gelar Rapat Dadakan di Bogor Usai Tur Dunia
Tim Ahli KLH Turun ke Cisarua, Telusuri Dampak Urbanisasi Pasca-Longsor