Ia juga membawa serta dokumen MoU yang ditandatanganinya untuk Kemenpora. Menurutnya, tak cuma kementeriannya saja yang terlibat. Ada beberapa kementerian dan lembaga lain yang juga ikut serta dalam penandatanganan kerja sama itu.
Lalu, bagaimana dengan peran Menag Yaqut? Pertanyaan ini rupanya juga mengemuka. Dito ditanya mengapa Yaqut tidak hadir dalam kunjungan kerja tersebut.
Dito berusaha menjawab. Ia menegaskan bahwa pertemuan dengan pihak Arab Saudi bukan cuma membahas haji. Agendanya luas, mulai dari investasi hingga Ibu Kota Nusantara. Namun begitu, ia tak menampik bahwa isu pelayanan haji bagi jemaah Indonesia sempat dibicarakan juga. Hanya saja, pembahasannya bukan menjadi satu-satunya topik utama.
Pemeriksaan terhadap Dito ini jelas memberi warna baru. Kasus kuota haji yang sempat sepi kembali mencuat, dengan titik terang yang mulai terlihat.
Artikel Terkait
Meksiko Diimbangi Trump, Pasokan Minyak ke Kuba Terancam Diputus
Kapolri Gulirkan Rotasi Besar-besaran, 85 Perwira Polri Bergeser
Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia di Apartemen Mewah Dharmawangsa
Bareskrim Geledah Kantor DSI, Dugaan Penipuan dan Pencucian Uang Terkuak