Suasana di kawasan Tambora, Jakarta Utara, mendadak ricuh Jumat sore lalu. Sekitar pukul empat, dua orang begal nekat menjambret kalung seorang korban. Yang terjadi setelahnya justru lebih seru: kejar-kejaran, amukan warga, sampai pelaku lari tunggang langgang ke atap rumah.
Menurut Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, kronologinya berawal saat korban sedang asyik melihat-lihat barang dagangan seorang penjual korek api. Tiba-tiba, aksi itu terjadi. Dua orang yang mengendarai motor langsung menyambar kalung di leher korban.
“Jadi ceritanya pelaku ini menjambret kalung. Saat itu, korban sedang melihat-lihat, penjual korek api. Tiba-tiba pelaku langsung mengambil kalung yang ada di leher korban,”
Kukuh menjelaskan hal itu Sabtu (24/1).
Nah, sang korban jelas tidak terima. Begitu sadar kalungnya raib, dia langsung mengejar. Tapi rupanya, nasib sedang tidak berpihak pada para pelaku berinisial IS (23) dan WH (24) itu. Mereka malah terjebak macet di depan. Gagal kabur.
Di sisi lain, warga yang menyaksikan kejadian itu langsung geram. Mereka mengepung dan mengamuk. Terpojok, kedua begal itu pun memilih jalur yang tidak terduga: mereka memanjat dan berlarian di atas atap-atap rumah warga, berusaha mencari jalan melarikan diri.
Polisi akhirnya berhasil menangkap keduanya. Aksi nekat mereka berakhir di atap, setelah sebelumnya sempat membuat jantung warga setempat berdebar-debar.
Artikel Terkait
Seorang Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Jalani Operasi Besar di Bagian Perut
Ahmad Luthfi Jalin Komunikasi dengan Serikat Buruh Jelang May Day demi Jaga Kondusivitas
Ditjen Pajak Relaksasi Pelaporan SPT Tahunan Badan, Batas Akhir Mundur ke 31 Mei 2026
Truk Tronton Rem Blong di Flyover Slipi, Tabrak Beton Pembatas hingga Rusak