Empat dekade bukan waktu yang singkat. Untuk merayakannya, PT Paragon Technology and Innovation atau ParagonCorp menggelar acara bertajuk Beauty Science Tech (BST) 2026. Ini lebih dari sekadar pesta ulang tahun. Acara ini jadi penegasan komitmen mereka sebagai Purposeful Beauty Tech, sekaligus langkah nyata menuju panggung global. Tujuannya jelas: ikut membentuk standar baru di industri kecantikan dunia.
Bertempat di City Hall Pondok Indah Mall 3, Jakarta, BST 2026 berlangsung pada 21-25 Januari lalu. Tema yang diusung cukup filosofis: 'Beauty Rewired: Where Science, Technology, and Soul Transform Life'. Di sini, ParagonCorp yang baru saja menyabet sebelas penghargaan C&T Allē Awards 2025 memamerkan bagaimana mereka menyatukan sains, teknologi, dan nilai-nilai bermakna untuk menciptakan inovasi yang tak cuma kompetitif, tapi juga berkelanjutan.
Jadi, apa sebenarnya pendekatan "Beauty Rewired" itu? Intinya, mereka memandang kecantikan secara holistik. Sains jadi fondasi utama setiap riset. Teknologi dan kolaborasi dipakai untuk mempersonalisasi kebutuhan konsumen yang semakin tersegmentasi. Sementara itu, nilai-nilai menjadi kompas agar setiap inovasi tetap relevan, etis, dan bertanggung jawab di tengah tantangan global yang kompleks.
Group CEO ParagonCorp, Harman Subakat, menekankan hal ini dalam keterangannya di acara tersebut, Sabtu (24/1/2026).
"Selama 40 tahun, kebermanfaatan selalu jadi tujuan utama. Kami mengejar manfaat, dan dari situlah pertumbuhan mengikuti. Komitmen ini menegaskan kesiapan kami untuk terus berkontribusi membangun ekosistem kecantikan global lewat inovasi yang berkelanjutan, inklusif, dan bermakna," ujar Harman.
"Dengan memanfaatkan sains dan teknologi, serta didukung kolaborasi dengan para ahli dan mitra global, ParagonCorp kini bertransformasi menjadi Purposeful Beauty Tech Company. Inovasi yang kami hadirkan harus berdampak bagi konsumen, masyarakat, dan tentu saja, bumi," sambungnya.
Sebagai salah satu pusat riset dan pengembangan kecantikan terbesar di Asia Tenggara dan rumah bagi produk halal terkemuka ParagonCorp tak main-main dalam membangun ekosistem inovasi. Mereka berkolaborasi dengan lebih dari 20 mitra teknologi global di bidang Artificial Intelligence (AI). Hasilnya? Lebih dari 30 pengalaman konsumen berbasis AI yang membantu orang memahami kondisi kulit dan kebutuhan tubuh mereka dengan presisi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Di BST 2026, pengunjung bisa mencoba langsung berbagai teknologi AI itu. Demonstrasinya menunjukkan bagaimana inovasi berbasis sains bisa memberikan solusi kecantikan yang jauh lebih personal dan inklusif.
Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV, memberi penjelasan yang menarik.
Artikel Terkait
Banjir Bandang Sapu Tiga Kabupaten di Lereng Slamet, Korban Jiwa dan Wisata Guci Rusak
GSM Lampaui Kewajiban, Rehabilitasi DAS Gorontalo Capai 1.089 Hektare
Anggaran Riset Pertanian Menyusut, Inovasi Mandek di Rak Laboratorium
Jakarta Tenggelam: 45 RT dan Sejumlah Jalan Masih Terendam Banjir