Di sisi lain, kursi Kadiv Humas yang ditinggalkan Sandi tak lama kosong. Kapolri menunjuk Irjen Johnny Eddizon Izir, mantan Kapolda Papua Barat, untuk mengisi posisi strategis tersebut.
Mutasi ini seperti efek domino. Posisi Kapolda Papua Barat kemudian diberikan kepada Brigjen Alfred Papare, yang sebelumnya memimpin Polda Papua Tengah. Sementara untuk memimpin Papua Tengah, Kombes Jermias Rontini, yang tadinya Irwasda Polda Papua, mendapat promosi.
Tak cuma di sana, pergeseran juga terjadi di lingkungan Polda Papua. Wakapolda Papua, Brigjen Faizal Ramdhani, dipindahtugaskan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK I di Sespim Lemdiklat. Penggantinya adalah Kombes Muhajir.
Perubahan juga merambah ke wilayah barat. Di Polda Kalimantan Barat, posisi Wakapolda yang semula dipegang Brigjen Roma Hutajulu, kini dialihkan kepada Brigjen Hindarsono.
Sementara di Bali, suasana baru juga tercipta. Jabatan Wakapolda yang sebelumnya dipegang Brigjen I Komang Sandi Arsana, kini beralih kepada Brigjen I Made Astawa. Rangkaian mutasi ini jelas menyisakan beragam tantangan dan harapan baru bagi para perwira yang terlibat.
Artikel Terkait
Polres Metro Tangerang Kota Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik
KARA Raih Tiga Penghargaan Nilai Pelanggan dari Survei Konsumen di Enam Kota
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing