"Dua ditempatkan di Halim, satu di Husein Bandung. Jadi untuk hari ini, total ada lima pesawat dari Halim dan Husein," sambungnya.
Inti dari semua penerbangan ini sebenarnya sederhana: mengurangi dampak hujan lebat yang bisa memicu banjir dan tanah longsor. Namun, skala operasinya tidak tetap. Semuanya bergantung pada situasi.
"Jumlah sortie belum bisa ditentukan, menyesuaikan eskalasi ancaman dan luasan potensi daerah terdampak," tutur Budi.
Dukungan pun datang dari berbagai pihak. Tak hanya BNPB, pemerintah daerah juga mulai bergerak.
"Mulai besok, BPBD Jawa Barat juga akan mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan OMC di Posko Husein. Rencana sampai tanggal 29 Januari, sesuai periode ancaman cuaca ekstremnya dari hasil prediksi," imbuh dia.
Jadi, sementara warga waspada dengan langit yang mendung, di atas sana, sebuah operasi besar-besaran terus berlangsung. Lima pesawat itu bolak-balik menyemai awan, berusaha menjinakkan hujan sebelum sampai ke tanah.
Artikel Terkait
Kapolri Goyang Pucuk Pimpinan, Sejumlah Kapolda Berganti Wajah
97 Negara Bisa Langsung Masuk Indonesia, Cukup Urus Visa di Bandara
Domino Mutasi Polri: Kapolda Sumsel hingga Kadiv Humas Berganti Wajah
Warga Petogogan Bersihkan Sisa Banjir, Genangan Terakhir Bertahan di Pulo Raya