Di Mapolda Banten, Jumat (23/1) lalu, suasana ruang pelatihan tampak serius namun penuh semangat. Kapolda Banten, Irjen Hengki, secara resmi membuka Latihan Peningkatan Kemampuan Kehumasan. Acara itu dihadiri oleh Wakapolda Brigjen Hendra Wirawan, para pejabat utama, serta puluhan personel humas dari Polda hingga jajaran Polres se-Banten.
Dalam sambutannya, Hengki langsung menekankan satu hal: dunia sudah berubah. Menurutnya, fungsi kehumasan Polri tak bisa lagi mengandalkan cara-cara konvensional. Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat menuntut adaptasi. Sistem komunikasi harus modern, terintegrasi, dan yang paling penting, responsif.
“Peran Humas Polri adalah garda terdepan,” ujarnya tegas.
Ia menjelaskan, humas tak sekadar membentuk citra institusi, tapi juga menjadi penyedia informasi publik yang utama. Di sinilah profesionalitas di tingkat Polda dan Polres benar-benar diuji. Kerja humas yang baik, lanjutnya, pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Itu modal yang tak ternilai.
Hengki lalu menyodorkan data yang cukup mencengangkan. Merujuk laporan We Are Social Oktober 2025, penduduk Indonesia tercatat 286 juta jiwa. Dari jumlah itu, 230 juta di antaranya adalah pengguna internet.
Artikel Terkait
Tanggul Kali Angke Bobol, Ratusan Rumah di Tangerang Terendam 60 Cm
Perumahan Periuk Damai Tergenang, Air Mencapai Atap Pintu
Indonesia Jadi Satu-Satunya Anggota Pendiri Dewan Perdamaian Trump dari Asia Tenggara
Kekhawatiran ART Berujung Temuan Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah