Sementara itu, Brigjen Hengki Haryadi yang baru saja menjabat sebagai Wakapolda merasa terhormat bisa bertemu langsung dengan UAS. Ia memanfaatkan momen itu untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan harapannya.
"Kami berharap, dengan dukungan dari tokoh agama, adat, dan seluruh masyarakat Riau, kami dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," kata Hengki.
Dari sisi kepolisian daerah, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan menyatakan kesiapannya. Ia berkomitmen mendukung penuh program Polda Riau guna menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif di wilayahnya. Tak hanya itu, Boby juga menegaskan soal peningkatan pelayanan dan menjaga marwah institusi Polri.
"Kami juga akan terus berupaya untuk menjalin hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh agama dan tokoh masyarakat serta Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kampar," kata Boby.
Pertemuan yang berlangsung santai itu sesekali pecah oleh gelak tawa. Biasanya, saat UAS melontarkan pantun-pantun khasnya yang jenaka. Nuansa kekeluargaan benar-benar terasa. Sebelum acara berakhir, UAS memimpin doa bersama untuk keselamatan daerah Riau di tahun 2026 ini. Sebuah penutup yang syahdu dari sebuah silaturahmi yang penuh makna.
Artikel Terkait
Ditegur Soal Rokok di Jalan, Pengendara di Jagakarsa Malah Tusuk Orang Pakai Obeng
WFH DKI Jakarta Diperpanjang, Pegawai Negeri dan Swasta Diimbau Kerja Fleksibel
Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 27 Januari
Bajaj Melaju, Motor Terendam: Banjir Setengah Meter Lumpuhkan Kebon Jeruk