Di tengah kerumunan jemaah haul ke-20 Abah Guru Sekumpul, Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, akan hadir sebuah solusi praktis: mobil water treatment milik Polda Kalsel. Unit ini punya kemampuan yang cukup mengesankan, bisa menghasilkan air minum hingga 6.000 liter hanya dalam waktu satu jam.
Kehadiran mobil ini langsung mendapat apresiasi dari Gubernur Kalsel, Muhidin. Menurutnya, fasilitas ini bukan cuma mempermudah akses air bersih, tapi juga jadi langkah antisipasi yang penting. Bayangkan saja, ribuan jemaah berkumpul di bawah terik matahari. Dengan adanya pasokan air siap minum yang memadai, risiko dehidrasi bisa ditekan.
Muhidin bahkan menyempatkan diri mengecek kualitas air yang dihasilkan.
"Tadi kita liat itu ada butiran mineralnya di air nya, pH nya pun di cek itu sudah 8. Itu sudah bagus," terangnya dalam keterangan tertulis, Jumat (5/12/2025).
Di sisi lain, Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan memaparkan rencana pengoperasian unit tersebut. Mobil ini tak hanya disiagakan untuk acara haul yang bertepatan dengan momentum lima rajab, tapi juga dipersiapkan untuk penanganan darurat bencana alam.
"Jadi kita operasikan untuk momentum lima rajab, serta disiagakan juga untuk bencana alam," tuturnya.
Kemampuannya terbilang serba bisa. Air sungai, payau, bahkan air laut bisa diolah menjadi air yang layak konsumsi. Untuk spesifikasinya, satu tangkinya berkapasitas 2.500 liter. Dan seperti disebutkan, dalam sejam ia bisa memproduksi 6.000 liter air minum. Kualitas pH-nya pun diklaim setara dengan air kemasan yang biasa kita beli.
Rencananya, mobil ini akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis yang dekat dengan sumber air. Jadi, proses pengisian dan pengolahannya bisa berjalan lebih efisien untuk melayani masyarakat.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi