Argumennya kemudian mengerucut. Intinya sederhana tapi mendasar: mustahil membangun kemakmuran di atas puing-puing konflik. Perdamaian bukan sekadar tujuan akhir, melainkan fondasi yang harus ditegakkan pertama kali. Tanpa fondasi itu, segala cita-cita tentang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan hanyalah ilusi.
"Kemudian kemakmuran," tegasnya, "tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian."
Poinnya jelas. Di forum yang kerap membahas angka pertumbuhan dan inovasi teknologi, Prabowo justru menekankan prasyarat paling mendasar. Seolah mengingatkan, sebelum membicarakan masa depan yang gemilang, dunia perlu lebih dulu merajut perdamaian yang kini mulai retak.
Artikel Terkait
Massa Banser Beri Dukungan di KPK Saat Yaqut Diperiksa Kasus Kuota Haji
Jasa Marga Percepat Preservasi Tol untuk Antisipasi Puncak Mudik Lebaran 2026
Zulkifli Hasan Naikkan Hadiah Tunai Kompetisi Cerdas Cermat Islami PANDai 2026
Kejari Minut Musnahkan Barang Bukti dari 11 Perkara Pidana