Pidato Prabowo di Davos: Tanpa Perdamaian, Kemakmuran Hanya Mimpi
Davos, Swiss, kembali menjadi pusat perhatian dunia. Di tengah hawa dingin pegunungan Alpen, para pemimpin global berkumpul dalam World Economic Forum (WEF) yang digelar Kamis lalu. Salah satu suara yang menarik perhatian datang dari Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, yang hadir sebagai pembicara kunci.
Panggungnya bukan tempat biasa. Di hadapan para elite ekonomi dan politik dunia, Prabowo membuka pidatonya dengan gambaran suram tentang kondisi global. Dunia kita, ujarnya, sedang terombang-ambing dalam lautan ketidakpastian. Perang berkecamuk di beberapa titik, sementara rasa saling percaya antar bangsa dan lembaga terus menipis.
Suasana ruang sidang tentu serius. Namun begitu, Prabowo lantas mengajak hadirin melihat ke belakang. Pelajaran sejarah, menurutnya, jelas dan tegas. Kedamaian dan stabilitas bukanlah barang mewah, melainkan aset paling berharga yang dimiliki peradaban. Tanpa keduanya, segalanya jadi rapuh.
Artikel Terkait
Massa Banser Beri Dukungan di KPK Saat Yaqut Diperiksa Kasus Kuota Haji
Jasa Marga Percepat Preservasi Tol untuk Antisipasi Puncak Mudik Lebaran 2026
Zulkifli Hasan Naikkan Hadiah Tunai Kompetisi Cerdas Cermat Islami PANDai 2026
Kejari Minut Musnahkan Barang Bukti dari 11 Perkara Pidana