Pidato Prabowo di Davos: Tanpa Perdamaian, Kemakmuran Hanya Mimpi
Davos, Swiss, kembali menjadi pusat perhatian dunia. Di tengah hawa dingin pegunungan Alpen, para pemimpin global berkumpul dalam World Economic Forum (WEF) yang digelar Kamis lalu. Salah satu suara yang menarik perhatian datang dari Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, yang hadir sebagai pembicara kunci.
Panggungnya bukan tempat biasa. Di hadapan para elite ekonomi dan politik dunia, Prabowo membuka pidatonya dengan gambaran suram tentang kondisi global. Dunia kita, ujarnya, sedang terombang-ambing dalam lautan ketidakpastian. Perang berkecamuk di beberapa titik, sementara rasa saling percaya antar bangsa dan lembaga terus menipis.
Suasana ruang sidang tentu serius. Namun begitu, Prabowo lantas mengajak hadirin melihat ke belakang. Pelajaran sejarah, menurutnya, jelas dan tegas. Kedamaian dan stabilitas bukanlah barang mewah, melainkan aset paling berharga yang dimiliki peradaban. Tanpa keduanya, segalanya jadi rapuh.
Artikel Terkait
Shopee Akui Ketersediaan Pengemudi Ojol Menjelang Lebaran Menurun, Terutama di Jabodetabek
Pemkab Gorontalo Siapkan THR Rp25,2 Miliar untuk 5.309 Aparatur
Wamensos Desak Majene Siapkan Lahan untuk Program Sekolah Rakyat
Yumis Cells Musim 3 Dijadwalkan Tayang Perdana di HBO Max 13 April